Camat Sindangresmi Disorot di Tengah Krisis Air Bersih, Relawan: Jangan Hanya Jadi Simbol Pimpinan

Beranda24 Dilihat

Camat Sindangresmi Disorot di Tengah Krisis Air Bersih, Relawan: Jangan Hanya Jadi Simbol Pimpinan

PANDEGLANG — Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah akibat musim kemarau kembali menyoroti sejauh mana kepedulian pemerintah kecamatan terhadap kondisi masyarakat. Di tengah warga yang membutuhkan pasokan air bersih, sorotan tajam kini diarahkan kepada Camat Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Asid, perwakilan Relawan Kampung Siaga Bencana, menilai Camat Sindangresmi belum menunjukkan kepedulian sosial yang maksimal terhadap masyarakat, khususnya warga yang tengah menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurut Asid, kondisi tersebut semestinya menjadi momentum bagi pemerintah kecamatan untuk hadir lebih aktif di tengah masyarakat, bukan justru terlihat berjarak ketika warga sedang menghadapi situasi sulit.

«“Selama ini kami melihat dan merasakan sendiri, Camat Sindangresmi dinilai kurang memiliki rasa sosial yang tinggi terhadap masyarakat yang membutuhkan. Terlebih saat ini kemarau panjang dan kebutuhan air bersih menjadi sangat mendesak,” ujar Asid kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).»

Ia juga menyinggung kondisi masyarakat yang mengalami musibah maupun keadaan darurat. Menurutnya, seorang pemimpin wilayah semestinya mampu menunjukkan kehadiran secara nyata ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Asid menegaskan bahwa kritik tersebut bukan dimaksudkan untuk menyerang pribadi camat, melainkan sebagai bentuk kepedulian sekaligus evaluasi terhadap pelayanan pemerintahan di tingkat kecamatan.

«“Kami bukan bermaksud menjelekkan. Tetapi rasa sosial dan kepedulian itu harus terlihat nyata, bukan hanya menjadi janji atau formalitas. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang mau turun langsung, mendengar keluhan dan merasakan kondisi warganya,” tegasnya.»

Sebagai relawan yang beraktivitas dalam kesiapsiagaan dan penanganan kebencanaan, Asid menilai pemerintah kecamatan memiliki peran penting dalam memastikan masyarakat tidak menghadapi persoalan sosial dan bencana seorang diri.

Terlebih persoalan air bersih bukan sekadar masalah kenyamanan. Bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, ketersediaan air menyangkut kebutuhan dasar sehari-hari dan dapat menjadi persoalan serius apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, Relawan Kampung Siaga Bencana mendorong Camat Sindangresmi agar meningkatkan kepekaan sosial, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait, serta memastikan masyarakat yang terdampak kekeringan memperoleh perhatian dan bantuan yang diperlukan.

Asid berharap kritik tersebut tidak dianggap sebagai serangan, melainkan sebagai alarm agar pemerintah kecamatan melakukan evaluasi terhadap pola pelayanan dan respons terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

«“Warga Kecamatan Sindangresmi membutuhkan pemimpin yang merakyat, yang hadir ketika masyarakat membutuhkan. Jangan sampai keberadaan seorang pemimpin hanya terlihat sebagai simbol jabatan, sementara ketika rakyat menghadapi kesulitan justru merasa berjalan sendiri,” pungkas Asid.»

Catatan redaksi: Penilaian terhadap Camat Sindangresmi dalam pemberitaan ini merupakan pernyataan dan pandangan Asid selaku perwakilan Relawan Kampung Siaga Bencana. Pihak Camat Sindangresmi tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi, tanggapan, atau hak jawab atas pernyataan tersebut.

(Halid/Samsul Daeng Pasomba, PPWI/Tim)

Beita Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar