Mahasiswa KKN Universitas Tamalatea Rancang Rocket Stove Minim Asap di Desa Lalabata

Beranda355 Dilihat

Mahasiswa KKN Universitas Tamalatea Rancang Rocket Stove Minim Asap di Desa Lalabata

Barru – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Tamalatea Makassar menghadirkan inovasi pengelolaan sampah melalui perancangan rocket stove pembakaran minim asap di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam menjawab persoalan lingkungan di tingkat desa.
Peresmian rocket stove tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Lalabata, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tamalatea Makassar, panitia pelaksana KKN, Koordinator Kecamatan KKN, serta Koordinator Desa Lalabata.

Ketua LPPM Universitas Tamalatea Makassar, Akmal Novrian, S., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata realisasi program yang telah disusun dan dicanangkan di Desa Binaan Lalabata. Harapannya, inovasi ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta dapat direplikasi oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya pihak LPPM bersama mahasiswa telah melaksanakan pendampingan pengembangan potensi destinasi wisata di lokasi yang sama sebagai bagian dari pendekatan pembangunan desa yang terintegrasi.

Sementara itu, Koordinator Kecamatan KKN, Albahri, menilai rocket stove sebagai salah satu alternatif solusi dalam penanganan sampah skala desa.
“Ini merupakan solusi yang relevan untuk volume sampah yang tidak terlalu besar. Harapannya, inovasi ini dapat direplikasi di beberapa titik lain, termasuk di wilayah Kecamatan Tanete Rilau,” katanya.

Kepala Desa Lalabata, Aris Tahir menyambut baik program tersebut dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Universitas Tamalatea Makassar.
“Kami dengan senang hati menerima kehadiran Universitas Tamalatea Makassar. Program ini sangat membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan masalah sampah. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ungkapnya.

Program rocket stove ini dilatarbelakangi oleh tingginya permasalahan sampah di masyarakat yang selama ini masih dikelola dengan cara pembakaran terbuka, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran udara. Melalui teknologi sederhana ini, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan solusi yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan pengelolaan sampah di Desa Lalabata dapat menjadi lebih baik serta menjadi model replikasi bagi wilayah lain dalam mendukung kesehatan lingkungan berbasis masyarakat.

Komentar