Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI dan Ormas Laskar The Iwan Demo di Pettarani, Tuntut Pencopotan Pejabat Intel Polda Sulsel dan Menpora

Beranda87 Dilihat

Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI dan Ormas Laskar The Iwan Demo di Pettarani, Tuntut Pencopotan Pejabat Intel Polda Sulsel dan Menpora

MAKASSAR – Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) Laskar The Iwan menggelar aksi unjuk rasa di Jalan A.P. Pettarani, tepatnya di depan Ramayana, Kota Makassar.

Aksi tersebut menjadi momentum bagi massa untuk menyuarakan sejumlah tuntutan terkait evaluasi kinerja aparat kepolisian dan kebijakan pemerintah di bidang kepemudaan.

Dalam orasinya, para peserta aksi menegaskan bahwa pemuda memiliki peran penting sebagai kekuatan kritis dalam mengawal demokrasi, penegakan hukum, serta keadilan di tengah masyarakat.

Massa menyampaikan dua tuntutan utama dalam aksi tersebut.

Tuntut Pencopotan Pejabat Intelkam Polda Sulsel

Tuntutan pertama ditujukan kepada jajaran Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sulawesi Selatan. Massa mendesak agar pejabat terkait dicopot dari jabatannya sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja institusi.

Menurut massa aksi, tuntutan tersebut berkaitan dengan penilaian mereka terhadap pelaksanaan fungsi intelijen dan penegakan hukum yang dianggap perlu dievaluasi, khususnya dalam kaitannya dengan hak-hak demokrasi dan aktivitas gerakan kepemudaan di Sulawesi Selatan.

Desak Pencopotan Menpora, Soroti Kebijakan Kepemudaan

Tuntutan kedua ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Massa menyampaikan mosi tidak percaya dan mendesak adanya pergantian kepemimpinan di kementerian tersebut.

Massa menilai kebijakan pemerintah di bidang kepemudaan perlu dievaluasi secara menyeluruh. Mereka menyoroti pentingnya keberpihakan terhadap generasi muda melalui kebijakan strategis yang nyata, termasuk pemberdayaan potensi pemuda dan perluasan ruang partisipasi dalam pembangunan nasional.

Dalam aksi tersebut, massa juga menyuarakan pandangan bahwa persoalan kepemudaan harus menjadi perhatian serius pemerintah, bukan sekadar menjadi agenda seremonial setiap peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Aksi Diwarnai Mimbar Bebas dan Pernyataan Sikap

Aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Jalan A.P. Pettarani tersebut diisi dengan mimbar bebas, pembacaan resolusi Sumpah Pemuda, serta penyampaian pernyataan sikap bersama.

Aparat keamanan melakukan pengawalan selama kegiatan berlangsung.

Perwakilan massa menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal tuntutan tersebut dan meminta adanya respons konkret dari pihak terkait, termasuk Kapolri dan Presiden Republik Indonesia.

Bagi massa aksi, peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum untuk memperkuat peran pemuda dalam menyampaikan kritik, mengawasi jalannya pemerintahan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan mengenai tanggapan resmi dari pihak Polda Sulawesi Selatan maupun Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

(Halid/Samsul Daeng Pasomba – PPWI)

Komentar