Person in Charge (PIC) SPPG Mekarsari 4, Cucu Sukartini mengatakan, silaturahmi ini bagian dari evaluasi lapangan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan Direktur Sekolah Sungai Cimanuk.

Pengelola SPPG Mekarsari 4 Garut Buka Suara Soal Dugaan Pelanggaran Limbah
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Suksesnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) butuh kolaborasi. Melalui silaturahmi ini kami bisa mendengar langsung berbagai masukan. Baik soal menu maupun yang lainnnya,” kata Cucu.
Menurut Dia, semua masukan menjadi bahan evaluasi ke depannya agar program MBG semakin baik.
“Setiap hari Kami evaluasi agar program MBG semakin baik ke depannya,” imbuhnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mendukung program yang di usung Sekolah Sungai Cimanuk yang berfokus pada pelestarian ekosistem sungai dan edukasi lingkungan.
“Alam cinta kita dan kita pun cinta alam. Kami sangat mendukung program yang di inisiasi Kang Mulyono,” ungkap Cucu.
Direktur Sekolah Sungai Cimanuk Garut, Mulyono Khaddafi mengapresiasi langkah pengelola SPPG Mekarsari 4. Kunjungan tersebut bisa membuat pengelolaan minim komplain dari masyarakat. Khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program MBG.
“Silaturahmi ini membuat Kami merasa di libatkan. Sehingga semakin mempererat tali silaturahmi,” tegas Mulyono.
Pihaknya juga mengapresiasi pengelola SPPG Mekarsari 4 yang tidak anti kritik. Mereka terus berbenah agar program yangdi inisiasi Presiden Prabowo Subianto ini semakin baik.
“Kami apresiasi karena pengelola SPPG Mekarsari 4 enggak anti kritik. Mereka punya prinsip bahwa program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini investasi generasi emas,” katanya.
Limbah Tak Menimbulkan Dampak Negatif
Mulyono mengungkapkan, limbah dari SPPG Mekarsari 4 tidak menimbulkan dampak negatif karena sudah menerapkan sistem pengelolaan limbah sesuai Standard Operating Procedure (SOP) Badan Gizi Nasional (BGN).
“Limbah dari SPPG bisa tidak menimbulkan dampak negatif karena para pengelola menjalankan SOP. Faktanya, air limbah yang masuk ke kolam milik SSC tak menimbulkan ikan mati,” pungkas Milyono.
(Bambang Fouristian)












Komentar