Seminar dan Pelatihan FTGI Resmi Ditutup, Perkuat Kompetensi Tukang Gigi Sesuai Regulasi

Beranda197 Dilihat

Seminar dan Pelatihan FTGI Resmi Ditutup, Perkuat Kompetensi Tukang Gigi Sesuai Regulasi

Makassar 01 Februari 2026— Seminar Nasional dan Pelatihan Forum Tukang Gigi Indonesia (FTGI) yang diselenggarakan di Kenari Tower Makassar resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari dengan lancar dan sukses. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Kompetensi Tukang Gigi dalam Mendukung Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Berdasarkan Regulasi yang Berlaku”.

Acara penutupan dihadiri oleh jajaran pengurus FTGI, para pemateri, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Suasana penutupan berlangsung khidmat, penuh keakraban, dan sarat dengan semangat kebersamaan antar sesama tukang gigi.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Fahmi Indrawan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan seminar dan pelatihan ini dengan baik. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan antusiasme peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, pemateri, dan pihak pendukung yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Seminar dan pelatihan ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah pembinaan untuk meningkatkan kualitas, keterampilan, dan pemahaman hukum tukang gigi di Indonesia,” ujar Fahmi Indrawan.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Tukang Gigi Indonesia, Muhammad Talha Sukba, dalam sambutannya menegaskan bahwa FTGI berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan kompetensi dan perlindungan profesi tukang gigi melalui jalur edukasi dan kepatuhan terhadap regulasi.

“FTGI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai rumah besar pembinaan tukang gigi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa tukang gigi bekerja secara profesional, memahami batas kewenangan, serta mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat,” tegas Muhammad Talha Sukba.

Ia juga berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama seminar dan pelatihan dapat diterapkan secara nyata di daerah masing-masing, sehingga keberadaan tukang gigi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari pemahaman regulasi kesehatan,etika, bahkan gigi palsu menurut pandangan agama, hingga pelatihan teknis pembuatan gigi tiruan yang aman dan sesuai standar. Diskusi interaktif dan sesi praktik menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman peserta.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan pemateri, serta penegasan komitmen FTGI untuk terus menggelar kegiatan serupa di masa mendatang sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kemasyarakat di Indonesia.

Komentar