Terduga Penadah Kendaraan Hasil Curanmor Kabur dari Polsek Tamalate, Polisi Tegaskan Masih Tahap Pemeriksaan

Beranda50 Dilihat

Terduga Penadah Kendaraan Hasil Curanmor Kabur dari Polsek Tamalate, Polisi Tegaskan Masih Tahap Pemeriksaan

MAKASSAR – Kabar kaburnya seorang pria bernama Fadjrin saat sedang menjalani pemeriksaan di lingkungan Polsek Tamalate menjadi sorotan masyarakat luas. Menanggapi informasi yang beredar, Kapolsek Tamalate, Kompol H. Muh. Thamrin, S.E., M.M., memberikan penjelasan resmi terkait kronologi peristiwa yang terjadi pada Minggu malam, 10 Mei 2026, sekitar pukul 19.30 WITA.

Dalam keterangannya, Kapolsek menjelaskan bahwa saat kejadian, Fadjrin memang sedang dalam proses diperiksa oleh tim penyidik. Ia diduga kuat terlibat dalam kasus penadahan kendaraan bermotor, di mana barang bukti yang ditemukan diduga merupakan hasil dari tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sedang ditangani pihak kepolisian. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami sejauh mana peran dan keterlibatan yang bersangkutan dalam jaringan penadahan kendaraan tersebut.

“Yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan oleh penyidik terkait dugaan penadahan kendaraan yang diduga hasil curanmor saat kejadian itu berlangsung,” tegas Kompol H. Muh. Thamrin kepada awak media.

Namun, di tengah berlangsungnya proses penggalian informasi dan keterangan, Fadjrin diduga nekat mengambil peluang untuk melarikan diri. Ia diketahui melompat dari lantai dua gedung kantor Polsek Tamalate dan berhasil keluar dari wilayah kantor kepolisian. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pelarian tersebut diduga mendapat bantuan dari seorang perempuan yang diketahui sebagai istrinya. Hingga kini, dugaan keterlibatan pihak tersebut masih terus didalami untuk memastikan fakta serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut membantu kepergian tersangka.

Menyusul kejadian tersebut, aparat kepolisian segera bergerak cepat melakukan pengejaran. Tim gabungan yang terdiri dari Resmob Polsek Tamalate, dibantu personel Resmob Polda Sulawesi Selatan dan Jatanras Polrestabes Makassar, hingga saat ini masih terus melakukan penyisiran dan pencarian secara intensif guna menemukan keberadaan Fadjrin agar proses hukum dapat dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Penanganan kasus ini dipastikan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Kapolsek Tamalate menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga transparansi dalam setiap langkah penegakan hukum. Perkembangan terbaru terkait pengejaran dan penanganan kasus ini akan terus disampaikan kepada masyarakat agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah publik.

Komentar