UTAMA Gelar Kuliah Umum, Dorong Mahasiswa Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis Data dan Sains

Beranda49 Dilihat

UTAMA Gelar Kuliah Umum, Dorong Mahasiswa Bangun Ekosistem Kesehatan Berbasis Data dan Sains

MAKASSAR — Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) menggelar Kuliah Umum bertajuk “Inovasi Kesehatan Berbasis Data dan Sains: Membangun Ekosistem Kesehatan yang Adaptif, Presisi dan Berkelanjutan”, Kamis (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus Universitas Tamalatea Makassar tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked., M.Kes., sebagai pembicara utama (keynote speaker).

Kuliah umum ini dibuka langsung oleh Rektor Universitas Tamalatea Makassar, Dr. H. Muh. Ilyas Nur, S.KM., M.Adm.Kes. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya UTAMA memperkuat kolaborasi akademik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan wawasan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor UTAMA menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan serta meningkatkan kapasitas mahasiswa.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Rektor UTAMA juga menekankan pentingnya kemampuan kepemimpinan bagi generasi muda. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga perlu mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mampu menghadapi berbagai perubahan.

“Ada tujuh karakteristik yang harus dimiliki pemimpin yaitu berintegritas, optimis, menyukai perubahan, berdedikasi atau berkomitmen, katalistis, ulet, dan berani menghadapi masalah,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa UTAMA dapat terus mengeksplorasi kemampuan diri sehingga mampu menjadi pemimpin yang diidam-idamkan serta dapat mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Kami berharap mahasiswa dapat mengeksplor semaksimal mungkin untuk menjadi pemimpin yang diidam-idamkan dan bisa mengintegrasikan keilmuannya,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. H. Muhammad Yunus, S.Ked., M.Kes., dalam pemaparannya menekankan bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kemampuan membangun hubungan dan menjalin komunikasi.

Menurutnya, silaturahmi dan relasi merupakan bagian penting dalam membangun kepemimpinan yang ideal. Kemampuan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak juga menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di dunia kerja dan pelayanan publik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kebutuhan sektor kesehatan saat ini semakin kompleks. Dibutuhkan tenaga kesehatan yang mampu memahami data, tenaga teknologi yang memahami proses pelayanan, serta tenaga hukum dan komunikasi yang mampu menjaga hak masyarakat dan menyampaikan informasi secara benar.

“Kemampuan bekerja bersama itulah yang perlu tumbuh sejak di bangku kuliah. Melalui penelitian, praktik lapangan, dan pengabdian masyarakat, persoalan daerah dapat menjadi bahan pembelajaran sekaligus sumber solusi,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan literasi kesehatan, serta mendorong masyarakat memperoleh informasi kesehatan yang dapat dipercaya.

Sebelum menutup pemaparannya, mahasiswa diajak untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berpikir inovatif dan membangun kolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan di berbagai sektor, khususnya bidang kesehatan.

Dengan dukungan perguruan tinggi, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, generasi muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan dan turut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Di akhir paparannya, Dr. Muhammad Yunus juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dalam kehidupan.

“Silaturahmi dapat memperpanjang usia dan memperlancar rezeki,” ungkapnya.

Sementara itu, Musfirah, SKM., M.Kes., selaku ketua panitia, melaporkan bahwa Kuliah Umum tersebut dilaksanakan di Aula Kampus UTAMA dan dihadiri ratusan mahasiswa, termasuk mahasiswa baru angkatan 2026.

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pimpinan Universitas Tamalatea Makassar serta sejumlah tamu undangan.

Melalui kegiatan ini, UTAMA kembali menegaskan pentingnya sinergi antara pendidikan, ilmu pengetahuan, pemerintah dan masyarakat dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan dunia kesehatan yang semakin berbasis data, teknologi dan inovasi.

Komentar