Program Kerja Kelompok mahasiswa KKN Kuliah Kerja Nyata, angkatan 116 Universitas Hasanuddin.

Beranda14 Dilihat

Program Kerja Kelompok mahasiswa KKN Kuliah Kerja Nyata, angkatan 116 Universitas Hasanuddin.

Mahasiswa KKN ( Kuliah Kerja Nyata ), angkatan 116 Universitas Hasanuddin melakukan pemasangan Papan Selamat Datang dan Penambalan Jalan sebagai Upaya Meningkatkan Identitas Desa dan Keselamatan Pengguna Jalan.

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja kelompok berupa pemasangan papan selamat datang di perbatasan antar desa di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Papan selamat datang tersebut dipasang sebagai penanda batas wilayah sekaligus memberikan identitas yang jelas bagi masyarakat maupun pengunjung yang memasuki wilayah Desa Bonto Bunga.

Selaku Kepala Desa Bonto Bunga, H.M. NASIR .S.Ag menjelaskan bahwa Sebelum proses pemasangan dilakukan, tim KKN berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk menentukan lokasi yang paling strategis. Setelah lokasi disepakati, papan selamat datang dipasang secara gotong royong agar kokoh, mudah terlihat, dan dapat berfungsi sebagai penunjuk arah serta memperkuat citra desa. Keberadaan papan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat luar dalam mengenali wilayah Desa Bonto Bunga serta menjadi salah satu sarana pendukung informasi desa. Tentu semua program kerja yang telah dirancang oleh Mahasiswa KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. ” Ujar Kades Bonto Bunga ”

Lebih lanjut, Selain pemasangan papan selamat datang, Mahasiswa KKN 116 Universitas Hasanuddin aktif melaksanakan berbagai program kerja dari tanggal 2 Juli 2026 sampai pada tanggal 18 Agustus 2026. Selain melakukan kegiatan penanda batas desa Mahasiswak KKN juga melaksanakan kegiatan penambalan jalan di beberapa titik yang mengalami kerusakan. ” Jelas H.M. NASIR .S.Ag”.

Program ini dilatarbelakangi oleh kondisi jalan yang berlubang dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor. Jalan yang rusak tidak hanya mengurangi kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan, khususnya saat malam hari atau ketika musim hujan karena lubang jalan sering kali tertutup genangan air.

Pelaksanaan penambalan jalan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat dan aparat desa. Material penambal digunakan untuk menutup lubang-lubang yang dinilai memiliki tingkat kerusakan cukup parah sehingga permukaan jalan menjadi lebih rata dan aman untuk dilalui. Meskipun merupakan perbaikan sementara, kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan akses jalan tersebut.

Selaku Kordes KKN di Desa Bonto Bunga, MUH. FIKRI BASYIR menjelaskan ;
Melalui kedua program kerja ini, mahasiswa KKN berupaya memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. penambalan jalan merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Diharapkan hasil dari program ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dalam menjaga dan merawat fasilitas umum di lingkungan desa. “Tutup MUH.FIKRI.BASYIR”.

Komentar