Pelayanan Air Bersih Kembali Menjadi Sorotan

Beranda12 Dilihat

Pelayanan Air Bersih Kembali Menjadi Sorotan

Munculnya papan bunga berisi kritik terhadap pelayanan air bersih kembali menarik perhatian publik dan memunculkan diskusi mengenai kualitas layanan penyediaan air bersih di Kota Bekasi. Sejumlah pelanggan sebelumnya juga telah menyampaikan berbagai keluhan terkait kualitas maupun kontinuitas distribusi air bersih di sejumlah wilayah.

Salah seorang warga Perumnas I Kranji, Jalan Jambu Raya, Kota Bekasi, mengaku telah berulang kali melaporkan kebocoran pipa air yang berada di depan rumahnya melalui layanan pengaduan PDAM Tirta Patriot. Namun, menurut pengakuannya, hingga kini perbaikan belum juga dilakukan.

“Saya memang sudah lama tidak memakai layanan PDAM, tetapi kebocoran pipa di depan rumah belum juga diperbaiki sejak 2025. Air bersih terus terbuang ke comberan. Saya sudah menghubungi petugas berkali-kali dan hanya dijanjikan akan diperbaiki, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujar warga tersebut.

Menurutnya, kebocoran yang berlangsung dalam waktu cukup lama menyebabkan air bersih terus mengalir ke saluran drainase sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya air.

“Sangat disayangkan, air bersih terus mengalir dan terbuang ke saluran drainase (comberan). Bahkan air di saluran itu sampai terlihat bening karena terus dialiri air bersih dari pipa yang bocor. Kami berharap PDAM Tirta Patriot segera memperbaiki kebocoran ini agar tidak terjadi pemborosan air dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” tambahnya.

Keluhan tersebut menjadi salah satu contoh aspirasi masyarakat yang mengharapkan peningkatan kecepatan respons terhadap laporan pelanggan. Masukan seperti ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi penyelenggara pelayanan publik untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi terkait keluhan tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi apabila pihak terkait ingin memberikan penjelasan.

(Halid/Samsul Daeng Pasomba/PPWI/Tim)

Komentar